Senin, 23 September 2013

Sanjung jasa petani

Hari sudah tinggi benar. Mentari tegak di tengah-tengah dada langit, berseringai dengan sinarnya yang garang. Kehangatannya yang membahang seakan mahu membakar samudera padang pasir Arab yang luas terbentang, saujana mata memandang. 

Pasir-pasir hangat itu kemudiannya mencipta satu fatamorgana haba, menggelegak-legak bagaikan ada lopak air di tengah padang pasir. Musafir yang sedang nazak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar