PADA KEHENINGAN SUBUH YANG BERSEJARAH kira-kira 1300 tahun yang lalu,sebelum mentari memancarkan sinarnya di kota Samarkand, suasana tiba-tiba berkocak. Rengkekan kuda kedengaran bertalu-talu. Derapan kaki-kakinya memecah kesunyian sekaligus mengejutkan penduduk Samarkand yang masih nyenyak tidur. Pedang-pedang dan tombak terhunus dalam tempik yang menggerunkan, " Allahu Akbar, Allahu Akbar"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar