Ini nasi yang kau suap setiap pagi dan sore
Ini nasi yang kau gigit dan mamah dengan geraham dan gigimu yang kuat
dan kau telan aku bulat-bulat tanpa kunyah
kayak ular sawa menelan anak kambing
dan perutmu pun gendut dan buncit
kayak perempuan bunting anak kembar
Dan kau pun kenyang sekenyang-kenyangnya setelah kau lahap aku
kemudian kau tumbang bagaikan pepohon tua
ke kerusi empukmu tanpa kau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar